Kembali terulang cerita usang,
tentang masa kelam yang terlewati.
Daku balut hitam dalam kisah lama disela malam tak berbintang,
menggaris bawahi resapi dalam senyum intropeksi diri.
tentang masa kelam yang terlewati.
Daku balut hitam dalam kisah lama disela malam tak berbintang,
menggaris bawahi resapi dalam senyum intropeksi diri.
Hati yang telah lama mati,
daku biasi dengan mendekatkan diri kepada Ilahi.
Karena memaki nasib memang tercela,
daku hanya mencoba qanaah dengan takdirNya.
daku biasi dengan mendekatkan diri kepada Ilahi.
Karena memaki nasib memang tercela,
daku hanya mencoba qanaah dengan takdirNya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar