Oleh : Agit (Agus Giantoro)
Ada apa dengan pikiranku?
seolah buntu
pena ini pun terdiam disatu waktu
seolah merisakku
karena tak kelabu yang membawaku
terjatuh rapuh dan membeku
seolah buntu
pena ini pun terdiam disatu waktu
seolah merisakku
karena tak kelabu yang membawaku
terjatuh rapuh dan membeku
Ada apa dengan pikiranku?
Kelu
tanpa gerakan,
tanpa nyanyian
aku pun terbunuh
karena kepedihan yang terus menghujaniku
tanpa ampun
lihat, lihat hatiku
tanpa senyuman
dan tidak bergairah seperti manusia
Ada apa dengan pikiranku?
mungkin karena beban
yang membuatku terguncang hebat
hingga tawa hanyalah ilusi
karena aku tak bisa berpuisi lagi
untukmu wahai mentari
Pangandaran, 28 januari 2014



