LIKE US

Selasa, 26 Maret 2013

PUISI : KEPADA SANG BUNGA DAN HATI (BAHASA TANGISAN)

Kepada sang bunga dan hatiku
hampir habis kata-kataku
menulisi kepedihan hidup yang menderaku
hanya kata maaf yang terlontar dari hati yang menjerit pilu

Bunga dan hatiku
Aku memang kelabu
melayukan senyummu
meredupkan bias tawamu

Bunga dan hatiku
Aku memang bahasa tangisan
nelangsa ku teteskan
dan lara ku nyanyikan

Bunga dan hatiku
mungkin hanya ini yang bisa ku tuturkan kepadamu
demi Tuhan aku sungguh mencintaimu, menyayangimu
dan karena keyakinan akan ku teruskan mimpiku, walau semua ini membunuhku.

Pangandaran, 26 Maret 2013

Minggu, 24 Maret 2013

MENYEBUT NAMAMU

Aku tidak menjemput lelahku
tapi lelahlah yang menghampiriku
dan kebisingan jalan menelan suaraku
di redupnya surya
dan hujan nampak menyapa
dalam rintihan hatiku
.yang menjerit pilu
yang terus menyebut namaMu
Tuhan, Tuhan & Tuhan................

Warung Aweng, Emplak - Kalipucang, 24 Maret 2013

Kamis, 21 Maret 2013

PUISI PENDEK : MENCOBA SEMPURNA

Mencoba sempurna meski letih
mengais-ngais beban kehidupan yang perih
meski jatuh tak tertandingi
tetap tengadah mencoba berdiri dan hadapi

Pangandaran, 21 Maret 2013

Senin, 18 Maret 2013

PUISI PENDEK : DI BALIK TOPENG, SETAN BERKUASA

Oleh : Agit (Agus Giantoro)
Ilustrasi By : net.

Di balik topeng ada wajah setan berkuasa
dan kisah hitam latar edukasi
pegawai-pegawai negeri katanya
tetapi berambisi tanpa nurani
Ini bukan spekulasi, opini
ini hanya suara rakyat jelata yang di anggap bukan manusia
padahal merekalah yang sebenarnya bukan manusia
melainkan setan berkedok malaikat edukasi

Kalipucang, 18 Maret 2013

Minggu, 17 Maret 2013

PUISI : UNTUK BUNGA DAN HATI (MENGGAPAI MIMPI)

Aku terduduk di satu tangis
dalam penyesalan yang miris
disaksikan angin yang mendingin
meniup debu nasib yang pilu dan kotor mendinding
nampak sang bunga layu dan kecewa
melihatku yang nampak tak berdaya
menggapai mimpi yang redup dan menista
sungguh apa daya ini yang ku alami
hanya bisa mencoba dan berusaha, mungkin sampai mati
merajut asa dan senyum ranum untuk bunga dan hati
ku yakin badai pasti akan berlalu
dan mentari akan kembali memelukku
dalam pijaran kasihNya dan RidhoNya
ku buang jauh-jauh apa yang dinamakan keputusasaan fana
semoga aku bisa
semoga sang bunga dan hati bisa mengerti.

Pangandaran, 17 Maret 2013

Sabtu, 16 Maret 2013

PUISI PENDEK : MENULISI JEJAK KECIL FANA

 
Ini aku dalam ketidaksempurnaan manusia
menulisi jejak kecil fana
merajut asa walau payah ku rasa
dan beban ini sungguh membunuhku hingga membuatku tak berdaya

Pangandaran, 16 Maret 2013

Jumat, 15 Maret 2013

PUISI : RATAPAN DI BALIK RAMAINYA KOTA

Ada ratapan di balik keramaian kota
menusuk kalbu dan debu
hanya bisa diam seperti bisu
sementara mereka tertawa di balik latar derita

Para penguasa seolah buta
para peniaga seolah bungkam
para pejalan kaki pun hanya terdiam
menyaksikan keganasan fana

Ini hanya sebagian salah satu kekejaman kota
yang baru saja berkibar dan merdeka
dari sang induk di sana
memakmurkan diri namun buta

Hanya uraian waktu yang terus berlalu
menyaksikan potret kelam zaman kelabu
dan yang kaya semakin menjadi kaya
dan yang miskin semakin tak berdaya

Pangandaran, 15 Maret 2013

Senin, 11 Maret 2013

PUISI PENDEK : SURYA DI KOTA HIDUP YANG BAK REDUP

Surya nampak tak berwarna
menunjukkan warna kelabu, membisu
terbaring di balik awan kelabu di senja
dan aku pun duduk membisu
Tidak ada lagi senyum ranum
semua nampak melamun
dan kota yang hidup seakan redup
bak cahaya yang tak lagi berdegup

Pangandaran, 11 Maret 2013

Selasa, 05 Maret 2013

PUISI PENDEK : GERIMIS (BAHASA RELUNGKU)

Gerimis mengiringi lara nasibku
di kala pagi sang surya tertutup awan kelabu
menyaksikan deritaku
yang tiada henti membawaku
dan gelap menjadi bahasa relungku
merana menjadi tangisku
hingga senyumku redup bagai surya yang terpaku

Pangandaran - Kalipucang, 5 Maret 2013

Senin, 04 Maret 2013

PUISI : ELEGI HIDUPKU

Entah sampai kapan ku berdiri?
menelusuri waktu yang tak abadi
menahan ofensif beban yang membunuhku
hingga aku terjatuh layu

Seperti dedaunan yang jatuh
aku tertiup hampa penderitaanku
aku pun mulai terombang ambing angin
dan terbawa arus yang mendingin

Ini memang elegi hidupku
yang termarjinalkan waktu
menunggu keajaiban yang semu
hanya bisa tersenyum palsu

Pangandaran, 4 Februari 2013

PUISI PENDEK : SEBARIS DOA (Untuk Almarhum Bapak Tarsana Surahman)

Jika ini jalan yang terbaik untuknya
berikan ketenangan untuknya
berikan ketabahan untuk yang ditinggalkannya
Akan baktinya jadikan amal terbaiknya
akan kebaikannya jadikan pahala yang berlipat ganda
akan penyakitnya jadikan penebus dosa
Tuhan ku yakin Engkau mendengar sebaris doa
dari sahabat yang merasa kehilangan akan sosoknya

Ciulu, Karangampel - Banjarsari, 4 Maret 2013

Jumat, 01 Maret 2013

PUISI : GADISKU HILANG (Anie)

Dia seorang gadisku
telah hilang terhempas jauh
bersama derita yang membunuhnya
dan aku pun terpukul lara
tersesat jiwa

Kini lihat jiwaku
telah remuk tak berbentuk
rapuh tertiup angin
dan meredup

Gelap selimuti hatiku
kini terkubur membeku
terbenamlah bahagiaku
menghilang jejakku
terjerat senyumku
terhempas menuju kehancuran

Kini musnah anganku
dan mati telah membawaku
terkuburlah cinta
bersama luka yang dalam

Pangandaran, 2004

PUISI PENDEK : INI HANYALAH BAGIAN KISAH RAKYAT JELATA

Ini hanyalah bagian kisah rakyat jelata,
tentang aku yang berdarah-darah hingga sirna.
Hanya untuk menyambung nyawa,
sedangkan para penguasa begitu mudahnya kaya.

Tak bisa ku bendung air mata yang mengalir deras di ganasnya fana,
dan ku hanya bisa tersenyum semu pada dunia.
Melawan derita dengan sedikit asa,
sedangkan para penguasa begitu mudahnya tertawa.

Pangandaran, 28 Februari 2013
www.fansshare.com
Caringin Catering
Menerima pesanan catering untuk hajatan, ultah & lain-lain
Alamat : Jalan Pengadilan Lama No. 30 Pantai Timur Pangandaran (Depan SDN 6 Pangandaran)
Telp/SMS : 0265 - 630 480, 0857 9303 0206, 0821 1894 3556

*Khusus untuk travel menyajikan paket hemat 3x makan Rp. 50.000 / orang. Breakfast makan Khas Sunda & Dinner makan Seafood.

Translate