LIKE US

Rabu, 30 Januari 2013

PUISI : KISAH DI BALIK KERANDA (Sekilas Jasad Teroris Di Pangolahan)

Ada insan yang membeku di balik keranda
orang menyebutnya manusia tanpa nyawa
atau jasad,
ada kisah di baliknya
tentang tanya yang tak terjawab sepenuhnya
bahkan ada yang terheran-heran

Sempat ada tangis kehilangan
namun tidak sedikit orang menghujat
pro dan kontra memang jadi bagian
itulah nasib insan yang sudah tak berdaya di Dusun bernama Pangolahan itu

Jasad itu kini menjadi bahan pemberitaan
baik para kuli tinta maupun rakyat jelata
Tersiar cepat teroris yang menjadi nama insan tak bernyawa itu

Di balik kematiannya
ada perempuan bercadar serta anak pinak yang ditinggalkannya
dan tergores kisah tersendiri yang tersembunyi namun setengah terungkap
tak luput dari kisahnya ada kisah lainnya yang setengah tak percaya

Padaherang, 30 Januari 2013

Selasa, 29 Januari 2013

PUISI : KAMISOSOLEN DALAM TANYA KALUT

Oleh : Agit Wong (Agus Giantoro)

Aku yang terakhir adalah bahasa perpisahan
mungkin kan menjadi arang atau intan
ini memang hanya sekedar isyarat tinta
yang mungkin kan terjawab pena

Peluhku hanya secuil keluh
yang moksa oleh kemunafikan
elegi di siang ini memang kamisosolen dalam tanya kalut
ku hanya bisa terdiam dan menghilang

Kalbu ini menjadi kotor
dan menjadikanku molor
akan nafsi yang mencoba meraih mubarak
hingga sabili menjadi mati karena terhentak

Kini aku terpatri waktu
yang mulai membunuhku
dan aku pun terbaring dalam moksa
dan mulai menista

Pangandaran, 29 Januri 2013

Sabtu, 26 Januari 2013

PUISI : SADARKU DI KOTA BARU SEBENTUK LIRIH

Oleh : Agit (Agus Giantoro)

Duduk dikesendirian tanpa sepatah kata
di amini segelas kopi
ku sulut sebatang rokok
hanya alunan Noah yang selalu setia
menemani tanpa falfasah
Dan ku bersandar dan tersadar
dalam kesepian akan goresan-goresan tinta
aku hanyalah seorang pemimpi
dari sudut kota yang baru sebentuk lirih
Dan ketika ku buka
satu persatu goresan-goresan tinta
ku hanya mengelus dada
akan lontaran perih yang terus saja menusuk lara

Kalipucang, 27 Januari 2013

Jumat, 25 Januari 2013

PUISI : MENAHAN RINDU (To : Anie)

Ucapkan barang sejenak
tentangmu hanya padaku
tentang rindumu
walau ku kan tahu lebih dulu

Tetap saja suarakan tentangmu
meski tiada kasih menyambutku
aku bisa mengerti
pergimu tuk mendewasakan kita

Hanya saja kau tak tahu tentangku
menahan rindu yang menyesakkan dada
mungkin tetap menahan rindu
sampai kau berpijak lagi dihatiku

Pangandaran, 2007

Kaum Marjinal (Mati Tanpa Selembar Kain Kafan)

By : Catatan Hitam Putih - Agit Wong


PUISI : SEPI SENDIRI

Waktu itu surya tersenyum
daku berjalan sendiri
ditemani angin
dihiasi langit-langit biru menepi

Istanaku menanti
dinding-dindingnya pun tertegun
dan pintunya terbuka luas
menyapa sepinya hati
tiada tawa, tiada senyum

Sekilas ku lihat bunda
yang sedang duduk bekerja
daku tanya, bunda jawab
hanya sekilas, karena daku pun berlalu

Ya itulah hari ini
daku sepi sendiri
tiada yang menemani
yang ada hanyalah sepi......


Pangandaran, 2004

PUISI : AKWAL EWA

Biar akwal merendahkanku tanpa mata
aku tak kan meronta
ku teruskan mimpiku walau lelah
di temani musim hujan yang berkisah

Biar ewa menghujatku dalam redup
aku hanya bisa menulisi kalbu
memang definisi setiap insan berbeda
akan aku dan segores tinta

Ku acuhkan cibiran setan menggumam penuh nista
aku tetap berjalan toh siapa mereka
bukan malaikat, bukan Tuhan
yang telak mengatur kehidupan

Pangandaran, 25 Januari 2013

Rabu, 23 Januari 2013

PUISI : HADIRMU DALAM CINTANYA YANG TERSISA DI JIWA

Hadirmu kasih menerangi jiwa
yang telah redup karena sepi
lara kini telah terobati
karena kau balut dengan cinta

Cintamu kasih sambut jiwaku
yang telah rapuh karena dirinya
meski aku harus tetap memapah langkahku
hingga kau peluk kasihku di buana

Kini tangisku sirna, senyumku menjelma
karena kau taburi benih-benih cinta yang baru
dan kan ku coba menghapus cintanya
yang masih tersisa di jiwa

Pangandaran, 2007

Macis (Sisi Gelap)

Rindu Yang Menggebu

Falah

By : Catatan Hitam Putih - Agit Wong

Selasa, 22 Januari 2013

PUISI : KAPABEL DALAM KAPITULASI YANG MENGHANTUI

Oleh :Agit (Agus Giantoro)- Pangandaran
Ilustrasi By : net.

Tak peduli aku akan tahana
yang jelas aku hanya mencoba kapabel di buana
untuk sekedar berbagi rasa dengan sahabat
tinggi memang bukan kapasitasku sebagai penulis tinta
aku hanya penyair tingkat usang yang mungkin akan menjadi arang

Aku memang sempat terkapah-kapah
namun itu tidak membuat aku terkapar
hanya untuk membuatku tersadar
karena aku hanyalah aku yang sekedar ingin berkisah

Kapitulasi menghantui dalam perjalanan kisah sang lara
dan aku mencoba bertahan dalam kapug fana
memang miris dan ironis kisah ini membuatku merana
tapi inilah pilihan hidupku perjuangan sampai binasa

Pangandaran, 22 Januari 2013

Senin, 21 Januari 2013

PUISI : SENYUM UNTUK KETEGARAN

Oleh : Agit (Agus Giantoro)

Ini senyum cerahku hanya untuk ketegaran
mungkin kan binasa seiring waktu yang terus berlarian
mencoba melangkahkan takdirku di kefanaan
dan waktuku hanya sebentar, barang ku untuk mengedipkan mata
ini memang begitu cepat ku rasa
tinggal menunggu
apakah ku masih dengan mimpiku atau aku akan membeku
ini memang rahasiaNya, ku hanya bisa berupaya
Tuhan kuatkanlah aku di setiap pijakan langkahku di buana

Pangandaran, 21 Januari 2013

Sabtu, 19 Januari 2013

Ini Mimpiku (Kisah Any)

PUISI : EVOLUSI RINDU (MAAFKAN)

Rinduku telah berubah
menjadi kebencian
yang kau taburkan
hingga tumbuh menjadi hitam

Kau tahu
betapa kau ku cintai
melebihi segalanya
namun kenapa?
balasan cintamu seperti itu
Aku kau duakan
dan sungguh besar dustamu
mengatakan akulah
yang benar-benar kau cintai

Hentikan maafmu
karena percuma saja
kita tak mungkin lagi
bisa bersatu seperti dulu
kita berdua bercumbu mesra
dan kini maafkan
rindu telah menjadi kebencian
maafkan cinta
kini kau ku lupakan

Pangandaran, 2004

Jumat, 18 Januari 2013

PUISI : RESAH AKAN DIRIMU (Kisah Shelina)

Oleh : Agit (Agus Giantoro)

Apakah engkau mendengar bisikan keresahanku?
yang kalut akan dirimu di sana
aku mengkhawatirkan tentangmu
tahukah kau akan perasaanku yang larut akanmu cinta?

Ini kekuatan cinta ku rasa
walau begitu menyiksaku namun aku mencoba bertahan untukmu
semoga engkau merasakannya di sana
kasih aku sayang kamu

19 Januari 2013

PUISI : PELANGI 11.55

Pelangi
ku sebut kau dalam indahnya warnamu
yang indahkan senyumku
dikerisauan hidupku

Dengarlah pelangi
ku ingin selalu didekatmu
baik saat kau indah
maupun
saat kau hilang entah kemana?

andai waktu mempersatukan kita
andai Tuhan menulisi takdir kita berdua
sungguh ku kan tersenyum penuh warna
seperti jiwamu pelangi

Pelangi aku sayang kamu
walaupun
kau tak mungkin ku sentuh

Pangandaran, 21 Januari 2008

PUISI : MIMPI UNTUK SEBUAH NAMA (Sekilas Aku dan Sahabat, Opie)

Mimpi itu dia goreskan dalam selembar asa
dan dia ceritakan sedikit peluh pada dunia
mengajakku untuk sama-sama menghapus lara
hanya untuk sebuah nama dalam suratanNya

Tekad itu telah bulat untuk mengejar cita ke Jakarta
dan dia tuliskan sejenak hanya untuk sebuah cerita
dia lantunkan untukku di sudut singgasana
Kalipucang adalah saksi bisu yang dia warnai tawa

Nampak senja mulai memisahkan kita
dalam kisah fana dengan awan mendung yang berlarian
dan ku mulai beranjak untuk meleburkan lelahku di peristirahatan
dari sudut singgasana
diselingi doa bersama

Kalipucang, 18 Januari 2013

Kamis, 17 Januari 2013

PUISI : LELAH DALAM SANDIWARA (Inspirasi dari : Bening)

Mungkin kata maafku tidak kan bisa menebus kesalahanku
dan sungguh ini menyiksaku
ketika ku sadar bahwa aku terjebak dalam sandiwara cinta
aku seolah terpenjara dalam khilaf fana
dan rasa bersalah ini terus menghantuiku
hingga membuatku lelah dengan semua ini
sungguh
aku lelah dan tak berdaya
Tuhan tolonglah aku dalam kepayahan ini

Pangandaran, 17 Januari 2013

Selasa, 15 Januari 2013

PUISI : MENYADARI LANGKAHKU

Ini aku mencoba tunjukkan senyum ketegaran
dalam satu sisi lamunku
menyerap bias-bias kehidupan
di balik nestafa yang membalutku

Sadari langkahku terlalu pilu
sebagai makhluk tak bertahta dan tak punya
mungkin orang menyebutku si miskin kelabu
Ironis dan miris aku yang bermimpi mulai terhempas godaan fana

Aku hanya bisa bertahan dalam ruang hidupku
yang mungkin tak berarti dan mati
ku biarkan lontaran perihku
ku gores menjadi sebuah puisi

Kampus PSM Emplak - Kalipucang, 16 Januari 2013

Tak Berlogika

Ini Lamunku Di Kota Yang

Senin, 14 Januari 2013

PUISI : AKANKAH BERAKHIR INDAH, HANYA TUHAN YANG TAHU (Inspirasi Dari : Chaizma)

Awal yang indah untuk memulainya
melangkah dalam senyum di buana
Sebuah optimisme ku tulis dalam satu sajakku
yang mungkin akan menjadi bagian catatan nafasku
Peluh yang bercucuran bak intan
ku anggap sebagai bagian manis sebuah perjalanan
walaupun ku tak tahu akankah berakhir indah
hanya Tuhan Yang Maha Tahu


Pangandaran, 15 Januari 2013

PUISI : AKU LELAH (KISAHKU)

Ku akui aku lelah saat surya menyengat
membumi hanguskan semangat
peluhku pun bercucuran dalam bimbang
entah menjadi intan atau arang

Aku lelah saat awan tak mampu menjadi payung
hingga bias menembus tubuhku yang linglung
saat tersesat dalam tanya tanpa solusi
hingga mimpi terbunuh sepi

Aku lelah mengayuh roda kehidupan
yang terus berputar layaknya bumi para insan
dan jalan terjal nampak menjadi pelengkap
isyarat hati agar sigap

Ini memang bagian jalan kehidupanku
dipenuhi aral merintang yang begitu tajam
godaan fana pun menjadi pengkhianat
di balik topeng kebajikan laknat

Apa daya kisahku memang pilu
penuh buaian fatamorgana
kadang hati dilema menentukan sikapku
hanya untuk sekedar mengejar cita

Pangandaran, 14 Januari 2013

Minggu, 13 Januari 2013

PUISI : RINDU DALAM KEKECEWAAN (Inspirasi Dari : Eka Shirly Rasaly)

Apakah kau mendengar rintihan rinduku
dalam setiap hembusan nafasku
begitu tersiksanya sanubariku
tapi ku tak tahu apakah kau juga merinduku?

Rindu ini berbalut tanda tanya besar
hingga membuatku tak sabar
untuk bersua denganmu
memadu kasih denganmu

Namun kekecewaan menabur lara
ketika ku tahu kau tak pedulikan cintaku di sana
kasih apakah ada cinta yang lain dihatimu?
sehingga kau tak menghiraukan diriku yang tersiksa rindu

Pangandaran, 14 januari 2013

Hujan Mendramatisirkanku

Sabtu, 12 Januari 2013

Pergi Tanpa Memberi Pesan (To : Anie)

PUISI : MERAGU (Inspirasi dari Neng Iyey Thea)

Keindahan cinta telah ku resapi
dalam kebersamaan kasih
dan telah terlewati warna-warni kehidupanku bersamanya
tangis dan tawa pun menjadi pelengkapku dengannya

Bukan rahasia lagi aku telah melewati masa-masa indah dan sulit
dan terkadang rumit
namun ada pertanyaan yang selalu mengganjal dihatiku
tentang kata sayang yang selalu menghantuiku

Terkadang ku memang ragu tentangnya
menjalin kasih dengannya
ini memang membuatku miris
ku takut perasaan sayangnya hanya untuk yang lain

Pangandaran, 12 Januari 2013

Jumat, 11 Januari 2013

Namaku Kau Coret Dalam Hatimu

By : Catatan Hitam Putih - Agit Wong

PUISI : KU BIARKAN MASA LALU MENJAUH (Inspirasi Dari Aprill)

Masa lalu telah ku hapus tanpa mata
bukan untuk di ingat ataupun disuarakan
karena masa lalu sudah terjadi dan terlewati
ku hanya tinggal menunggu apa yang akan terjadi

Sedikit lelah ku balut dengan senyum ranum
mencoba menghapus bayangnya yang memang sempat menghantui
kini ku biarkan masa lalu pergi menjauh
melihat depan dengan asa hidup

Roda terus berputar dan itu memang harus
ku songsong tanpa namanya dihatiku
membuka lembaran baru menghapus kelabu
biar ku lewati tanpa beban tanpa ragu

Pangandaran, 11 Januari 2013

Ku Nikmati Sisa-Sisa Senja

Selasa, 08 Januari 2013

Sebaris Doa Dalam Redup

PUISI : BERMIMPI TINGGI DI OASE TENGAH KERAMAIAN

Oleh : Agit (Agus Giantoro)

Tidak ada salahnya bermimpi tinggi,
walau terbebani keadaan yang sulit,
dengan hidup yang hanya sementara saja
ku coba menggores kisah walau terlalu lelah ku rasa

Mimpi ini hanya untuk sebuah nama
mungkin terdengar kurang waras, bahkan gila
tapi ini adalah jalan, diselingi doa
entah sampai kapan, mungkin sampai tiada

Dan syair mimpi ku senandungkan bersama kawan malam itu, dalam kantuk yang berlebihan
di malam yang tenang, di oase tengah keramaian
nampak cahaya redup menjadi selimut ketenangan
walau hiruk pikuk di luar sana mengganggu pikiran

Gerimis seolah bersorak menandakan malam semakin larut
rumput pun sedikit bergoyang di sapu angin kalut
namun aku dan sekilas kawan terus saja berdialog, acuhkan cacian
menikmati suratan dengan lantunan penuh harapan
Basecamp Komunitas Iket Sunda (KIS) Area Pangandaran / Saung Miring Pangandaran, 7 Januari 2013

Jumat, 04 Januari 2013

PUISI : HANYA SEKEDAR BERBAGI RASA, UNTUK SAHABAT

Mendung masih menjadi tema
ketika surya tertidur di balik awan di sana
ku hanya tertegun ditemani sang pena
dan mulai menulisi kisah di secarik kertas putih di singgasana

Ku lihat di seberang sana para manusia bergegas untuk pulang
sementara aku masih saja menggores arang
tentang hujan yang memang akan datang
di langit Pangandaran walau kan usang

Seperti tak mau kalah dengan masa aku terus saja bercipta
dari hanya sekedar berbagi rasa untuk sahabat semua
ku bermimpi layaknya para manusia berasa
walau aral terlalu tajam menusuk cita

Pangandaran, 4 Januari 2013

Selasa, 01 Januari 2013

PUISI : ASA EVOLUSI TAHUN BARU 2013

Tak terasa pagi ini surya sudah mengawali senyumnya dengan hari yang baru,
bulan yang baru dan tahun yang baru,
setelah semalam sorak para insan dari berbagai penjuru dan suku membiasi langit mendung di Pangandaran dengan kembang api yang berpijar indah.
Mimpi pun mulai digoreskan di selembar asa dalam pijakan haru,
dalam doa menuju evolusi yang lebih baik lagi dari masa silam.

Pangandaran, 1 Januari 2013

Hujan Mengguyur Tubuhku

www.fansshare.com
Caringin Catering
Menerima pesanan catering untuk hajatan, ultah & lain-lain
Alamat : Jalan Pengadilan Lama No. 30 Pantai Timur Pangandaran (Depan SDN 6 Pangandaran)
Telp/SMS : 0265 - 630 480, 0857 9303 0206, 0821 1894 3556

*Khusus untuk travel menyajikan paket hemat 3x makan Rp. 50.000 / orang. Breakfast makan Khas Sunda & Dinner makan Seafood.

Translate