Mimpi itu dia goreskan dalam selembar asa
dan dia ceritakan sedikit peluh pada dunia
mengajakku untuk sama-sama menghapus lara
hanya untuk sebuah nama dalam suratanNya
Tekad itu telah bulat untuk mengejar cita ke Jakarta
dan dia tuliskan sejenak hanya untuk sebuah cerita
dia lantunkan untukku di sudut singgasana
Kalipucang adalah saksi bisu yang dia warnai tawa
Nampak senja mulai memisahkan kita
dalam kisah fana dengan awan mendung yang berlarian
dan ku mulai beranjak untuk meleburkan lelahku di peristirahatan
dari sudut singgasana
diselingi doa bersama
dan dia ceritakan sedikit peluh pada dunia
mengajakku untuk sama-sama menghapus lara
hanya untuk sebuah nama dalam suratanNya
Tekad itu telah bulat untuk mengejar cita ke Jakarta
dan dia tuliskan sejenak hanya untuk sebuah cerita
dia lantunkan untukku di sudut singgasana
Kalipucang adalah saksi bisu yang dia warnai tawa
Nampak senja mulai memisahkan kita
dalam kisah fana dengan awan mendung yang berlarian
dan ku mulai beranjak untuk meleburkan lelahku di peristirahatan
dari sudut singgasana
diselingi doa bersama



Tidak ada komentar:
Posting Komentar