Oleh : Agit (Agus Giantoro)
Hanya sang rembulan yang mampu mendefinisikan malam,
dengan para pasukan bintang meredam,
semua kalutku dalam senyapnya malam,
aku pun mulai menimbun tubuhku di atas peraduan dengan selimut kusam.
Hanya sang rembulan yang mampu mendefinisikan malam,
dengan para pasukan bintang meredam,
semua kalutku dalam senyapnya malam,
aku pun mulai menimbun tubuhku di atas peraduan dengan selimut kusam.
Pangandaran, 23 Desember 2012



Tidak ada komentar:
Posting Komentar