Dentingan waktu berlalu
bersama terik surya yang menyengat diikuti bahananya
bersama terik surya yang menyengat diikuti bahananya
aku terus saja terpaku
seakan pasrah oleh celotehannya
Kadang ku acuh dan sekilas ku toleh motor tua itu
yang setia dengan hari-hariku
menjadi saksi bisu
semua aktivitas tanpa henti menderu
Sementara orang gila terus saja melontar
terus saja berkoar
semangat dengan lawakan lamanya
seakan-akan mau meledak dengan bisingnya
Aku hanya bisa iya dan mengiyakan
sementara dia terus saja berkicau bagai vokalis band terkenal saja
dan aku layaknya penabuh musik hanya mampu berbisik ria
sementara motor tua sebagai penontonnya
seakan pasrah oleh celotehannya
Kadang ku acuh dan sekilas ku toleh motor tua itu
yang setia dengan hari-hariku
menjadi saksi bisu
semua aktivitas tanpa henti menderu
Sementara orang gila terus saja melontar
terus saja berkoar
semangat dengan lawakan lamanya
seakan-akan mau meledak dengan bisingnya
Aku hanya bisa iya dan mengiyakan
sementara dia terus saja berkicau bagai vokalis band terkenal saja
dan aku layaknya penabuh musik hanya mampu berbisik ria
sementara motor tua sebagai penontonnya



Tidak ada komentar:
Posting Komentar