Aku masih belum bisa beranjak dari layar komputer ini,
karena barisan puisi ini masih ku ketik,
hanya untuk sekedar meluapkan hati.
yang terus saja berbisik tak henti.
Entah sampai kapan ku tulisi kisah peluh ini,
mungkin sampai mati atau mungkin sampai jam tak berdetik.
Sungguh bisikan hati masih menggelitik,
menghasutku untuk tetap tertegun di layar komputer ini.
yang terus saja berbisik tak henti.
Entah sampai kapan ku tulisi kisah peluh ini,
mungkin sampai mati atau mungkin sampai jam tak berdetik.
Sungguh bisikan hati masih menggelitik,
menghasutku untuk tetap tertegun di layar komputer ini.
Pangandaran, 17 Desember 2012



Tidak ada komentar:
Posting Komentar