Mereka kaum bertahta sedang asyik berebut kursi
sedangkan aku masih saja terus mengais-ngais asa, merajut mimpi
aku yang memang termarjinalkan tiada arti
kaum kecil di republik galau di tepi sepi
hanya bisa menangis di balik senyum para penguasa tinggi
sedangkan aku masih saja terus mengais-ngais asa, merajut mimpi
aku yang memang termarjinalkan tiada arti
kaum kecil di republik galau di tepi sepi
hanya bisa menangis di balik senyum para penguasa tinggi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar