Kemanakah waktu kan berjalan?
ku ikuti derasnya mungkin sampai ke tepi
dan langkahku mencoba qanaah walau aku kan menuju kematian
karena kehidupan ini memang tak ada yang abadi.
Ini memang mimpi dalam pijakan nestafa
ku ikuti derasnya mungkin sampai ke tepi
dan langkahku mencoba qanaah walau aku kan menuju kematian
karena kehidupan ini memang tak ada yang abadi.
Ini memang mimpi dalam pijakan nestafa
tercambuk derita yang tak bisa ku kelak
hanya bisa berharap meski lara
kepada sang Telak.
Tuhan jika Engkau Maha Melihat, Maha Mendengar
lihatlah dan dengarlah sebaris doa sang pemimpi yang mulai pasrah
bukan karena putus asa, namun karena terkapar
dengan keadaan kisah.
hanya bisa berharap meski lara
kepada sang Telak.
Tuhan jika Engkau Maha Melihat, Maha Mendengar
lihatlah dan dengarlah sebaris doa sang pemimpi yang mulai pasrah
bukan karena putus asa, namun karena terkapar
dengan keadaan kisah.
Pangandaran, 23 Februari 2013



Tidak ada komentar:
Posting Komentar