Masih tentang hujan yang berdendang,
di langit Pangandaran yang tanpa bintang.
Awan hitam sebagai pengiring senandung penghapus gersang,
seolah tak memberi izin pada rembulan untuk menari riang.
Masih tentang hujan yang berdendang,
di langit Pangandaran yang memang tanpa bintang.
Awan hitam sebagai pengiring senandung penghapus gersang,
seolah sengaja meleburkan malam dalam kedinginan.
Masih tentang hujan yang berdendang,
di langit Pangandaran yang kelabu.
Awan hitam sebagai pengiring senandung penghapus gersang,
seolah sengaja menyapu debu dalam gulita langit yang biru.
seolah tak memberi izin pada rembulan untuk menari riang.
Masih tentang hujan yang berdendang,
di langit Pangandaran yang memang tanpa bintang.
Awan hitam sebagai pengiring senandung penghapus gersang,
seolah sengaja meleburkan malam dalam kedinginan.
Masih tentang hujan yang berdendang,
di langit Pangandaran yang kelabu.
Awan hitam sebagai pengiring senandung penghapus gersang,
seolah sengaja menyapu debu dalam gulita langit yang biru.
Pangandaran, 23 November 2012



Tidak ada komentar:
Posting Komentar