Dimalam dingin ku menyendiri
mengingat engkau yang begitu berarti
yang telah jauh tinggalkanku
ombak dimalam itu pun menjadi saksi bisu perpisahan
saat kau lambaikan tanganmu
sebagai isyarat perpisahan
dan kau ucapkan selamat tinggal
langit pun kelabu
dan rembulan tak tampakkan sinarnya
begitu juga bintang
Aku dan dirimu
mungkin tak pernah tahu
kapan kita bisa bersua
tapi aku berharap
semoga Tuhan
masih mengizinkan kita untuk bersua
walau hanya dalam mimpiku saja
walau hanya dalam lamunanku saja
Pangandaran, 2007



Tidak ada komentar:
Posting Komentar