![]() |
| Ilustrasi By : www.konsultasisyariah.com |
Oleh : Agit (Agus Giantoro)
Tak sabar aku menaruh muka di atas mejamu
hanya untuk sekedar menulisi senyumku
dengan segelas kopi luwak yang kau seduh
ku teguk perlahan dengan larikku
dan kita akan tertawa dalam satu warna
membentuk kanvas untuk melukis senja
dan pasir di pantai itu menjadi saksinya
dan kita anggap para penegak perda serta rakyat jelata
sebagai penikmat pertunjukkan kita
hingga kita tua
di tanah Tuhan yang akan binasa
hanya untuk sekedar menulisi senyumku
dengan segelas kopi luwak yang kau seduh
ku teguk perlahan dengan larikku
dan kita akan tertawa dalam satu warna
membentuk kanvas untuk melukis senja
dan pasir di pantai itu menjadi saksinya
dan kita anggap para penegak perda serta rakyat jelata
sebagai penikmat pertunjukkan kita
hingga kita tua
di tanah Tuhan yang akan binasa
Pangandaran, 7 Desember 2014



Tidak ada komentar:
Posting Komentar