Oleh : Agit (Agus Giantoro)
Ada perbincangan malam itu
di dalam sebuah kamar yang kusut
ku ketik kata-kata beribu tanya
menyusuri keintiman diskusi malam
nampak keawamanku terus mengundang tanya
akan kepalsuan yang berkedok agama
akan kebusukan yang mengaku pemimpin sebuah lembaga
di dalam sebuah kamar yang kusut
ku ketik kata-kata beribu tanya
menyusuri keintiman diskusi malam
nampak keawamanku terus mengundang tanya
akan kepalsuan yang berkedok agama
akan kebusukan yang mengaku pemimpin sebuah lembaga
Ada nasihat perbincangan malam itu
Ku ketik kata-kata beribu tanya kembali
nampak jawaban masih menjadi misteri
dan angin terus berlalu
mengisyaratkan larutnya malam
hujan pun turun seolah menyapu peluhku yang berguguran
Ku akhiri ketikan kata-kata beribu tanya ini
mencoba untuk memejamkan mata yang mulai letih
Pangandaran, 21 Oktober 2014
Ku ketik kata-kata beribu tanya kembali
nampak jawaban masih menjadi misteri
dan angin terus berlalu
mengisyaratkan larutnya malam
hujan pun turun seolah menyapu peluhku yang berguguran
Ku akhiri ketikan kata-kata beribu tanya ini
mencoba untuk memejamkan mata yang mulai letih
Pangandaran, 21 Oktober 2014



Tidak ada komentar:
Posting Komentar