Oleh : Agit (Agus Giantoro)
Tak kan pernah berhenti
sebuah pencarian sampai terhenti
dipanasnya surya yang menyengat tubuh kurus ini
didinginnya malam tanpa selimut yang membekukan tubuh lusuh ini
aku terus melangkah walau harus tertatih
mengarungi samudera kehidupan yang deras
yang sempat membuatku terhempas
oleh perihnya garam di samudera
oleh pahitnya tinta hitam di samudera
kini aku berlabuh untuk bersandar
di pasir yang berdesir
untuk menelan semua getir
sampai nanti aku harus kembali berlayar
mengarungi samudera kembali
untuk tetap bernafas dan berlari
Pangandaran, 19 Mei 2014
sebuah pencarian sampai terhenti
dipanasnya surya yang menyengat tubuh kurus ini
didinginnya malam tanpa selimut yang membekukan tubuh lusuh ini
aku terus melangkah walau harus tertatih
mengarungi samudera kehidupan yang deras
yang sempat membuatku terhempas
oleh perihnya garam di samudera
oleh pahitnya tinta hitam di samudera
kini aku berlabuh untuk bersandar
di pasir yang berdesir
untuk menelan semua getir
sampai nanti aku harus kembali berlayar
mengarungi samudera kembali
untuk tetap bernafas dan berlari
Pangandaran, 19 Mei 2014



Tidak ada komentar:
Posting Komentar