Oleh : Agit (Agus Giantoro)
Selama ini,
aku memang tidak mendapatkan apa-apa
aku malah menjadi seonggok daging pendosa
dari selembar surat kabar yang menjadi mandat fana
Bersama sang angin aku merintih dan menangis
dengan hati yang lirih
dan debu di jalanan sebagai pelengkap luruhku
aku pun sirna dan mungkin tak kan kembali menderu
Pangandaran, 28 April 2013



Tidak ada komentar:
Posting Komentar